Tamu

Saat ini ada 10 pengunjung yang online
Anggota: 430
Berita: 176
WebLinks: 54
Pengunjung: 674295

Daftar Anggota






Saya lupa passwordnya?
Belum punya Username & Password? Daftar Baru!
Depan
Menuju Ekonomi yang Berkeadilan: Perspektif Imam Ali as
Perspektif
Sabtu, 08 Desember 2007

Oleh: Afifah Ahmad

 

Pendahuluan
Dunia tidak ada yang tak mengenalnya. Sejarah mencatat perjalannya yang gemilang. Nama Ali diabadikan pada nama-nama Imam lain seperti Ali Zaenal Abidin as, Ali Ridha as dan Ali al-Hadi as. Nama Ali juga menjadi Favorit di kalangan Bani Hasyim dan suku Arab. Kini, namanya menjadi nama dari jutaan penduduk muslim di Dunia. Di Iran sendiri, nama Ali hampir dapat ditemukan pada setiap keluarga yang memiliki anak laki-laki. Siapakah gerangan pemilik nama pertama yang menjadi sumber penisbatan bagi jutaan nama-nama Ali lainnya?

 
Ke-sayyid-an, Berkah atau Beban?
Perspektif
Sabtu, 08 Desember 2007

Oleh: Muhsin Labib

Sejak lama saya berencana untuk membahas masalah yang super senditif ini. Namun keterbatasan kemampuan terutama dalam forum umum, selalu mengurungkannya. Namun niat itu kali ini sudah tidak terbendung lagi karena beberapa faktor dan peristiwa, meski ditulis tanpa persiapan (bahkan mungkin banyak ditemukan salah ketik), dan tidak didukung dengan sumber-sumber yang memadai. Saya merasa terpanggil untuk membuka masalah ini karena beban psikologis yang terus menghimpit dada saya dan orang-orang yang senasib (baca: yang kejatuhan predikat 'sayyid') dengan saya.

 
Premanisme Atas Nama Agama
Perspektif
Sabtu, 01 Desember 2007

Oleh: Muhammad Alkaf

Kriteria lain premanisme internal adalah para peserta dan pendukungnya rata-rata berpendidikan rendah, "bonek" (bondo nekat), dan tidak tahu-menahu masalah dengan baik. Karena itu, mereka yang ototnya paling kuat bak kawat dan tulangnya paling kokoh bak wesi (baca: besi) berada di depan untuk memimpin gerakan anarkis kolektif ini supaya dengan energik dapat meneriakkan yel-yel kebencian dan melantunkan lagu permusuhan serta nyayian kutukan. Dengan kata lain, orang-orang yang terlibat premanisme internal adalah orang-orang "kelas kampung" dan "kelas desa" yang galtek (gagal tehnologi) alias tidak pernah bersentuhan dengan peradaban lain. Mereka hanya kenal satu selera dan satu menu. Ibarat mereka hanya kenal tahu dan tempe. Mereka paksa orang lain untuk hanya membeli dan mengkonsumsi makanan yang selalu mereka makan, tidak peduli orang lain suka atau tidak, berselera atau tidak.

 
Samakah “Beda” dengan “Sesat”?
Perspektif
Sabtu, 01 Desember 2007

Oleh: Muhsin labib

 

Senin dini hari (26 November 2007) sekitar pukul 00.30 warga kota Bangil dikegetkan oleh konvoi truk dan sepeda motor. Mereka bukan geng motor sebagaimana di Bandung. Tapi gerombolan orang awam yang diprovokasi.

 

Seorang yang dikenal anti persatuan Islam memprovokasi sejumlah anggota masyarakat untuk konvoi keliling Bangil dan melakukan perusakan rumah sejumlah mubalig dan pengelola SMU Al-Ma’had al-Islami yang dianggap sebagai penganut aliran sesat. Padahal SMU ini telah berada lama di kota tersebut dan memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan dan dakwah Islam.

 
Syahid Baqir Shadr: Sayyid Hasan Nasrullah Penolong Imam Mahdi AF
Wawancara
Senin, 26 November 2007

Wawancara dengan Abdul Karim ayah Sayyid Hasan Nasrullah

 

Ia diberi julukan “Mahbub Arab” (kecintaan Arab). Ia adalah Sayyid Hasan Nasrullah, Sekjen Hizbullah. Saat ini ia menjadi pusat perhatian para pemimpin negara-negara Arab dan media massa dunia. Tidak banyak berbicara, tapi bila berbicara, ia akan melakukannya secara tepat dan singkat. Kalimat singkat itu merasuk mencerahkan pemikiran para pendengarnya dan hal ini yang membuatnya semakin dicintai. Sayyid Hasan Nasrullah menjadi kebanggaan pecintanya, sekaligus menggetarkan musuh-musuhnya. Banyak orang yang ingin mengetahui masa kanak-kanak dan remaja Sayyid Hasan Nasrullah. Dalam wawancara ini, Anda akan membaca sekilas masa kanak-kanak dan remajanya. Bagaimana lingkungan tempat ia tinggal yang meneladani kepribadiannya. Semua ini akan Anda temui dalam wawancara dengan Abdul Karim Nasrullah, ayah Sayyid Hasan Nasrullah yang beberapa waktu lalu menjadi tamu Teheran.

 
Allah dan Tuhan
Teologi & Filsafat
Minggu, 18 November 2007

Oleh: Muhsin Labib


Eksistensi Tuhan adalah salah satu masalah paling fundamental manusia, karena penerimaan maupun penolakan terhadapnya memberikan konsekuensi yang fundamental. Alam luas yang diasumsikan sebagai produk sebuah kekuatan yang maha sempurna dan maha bijaksana dengan tujuan yang sempurna berbeda dengan alam yang diasumsikan sebagai akibat dari kebetulan atau insiden. Manusia yang memandang alam sebagai hasil penciptaan Tuhan Maha Bijaksana adalah manusia yang optimis dan bertujuan. Sedangkan manusia yang memandang alam sebagai akibat dari serangkaian peristiwa acak atau chaos adalah manusia yang pesimis, nihilis, absurd dan risau akan kemungkinan-kemungkinan yang tak dapat diprediksi.

 
Hijab Eropa: Jembatani Dialog Baru Islam di Eropa dalam Bingkai Modernitas
Perspektif
Sabtu, 17 November 2007

Oleh: Saleh Lapadi

 

Pada tahun 1847 Marx dan Engel mendeklarasikan manifesto komunis. Sejak itu,  ideologi komunis mencederai seluruh tubuh Eropa. Namun, saat itu tak seorangpun yang menilai bahwa manifesto itu justru menandai munculnya Eropa baru. Percaya atau tidak, saat ini fenomena serupa terulang kembali di Eropa, namun dengan nama Islam. 50 tahun lalu Islam merupakan agama yang tidak diperhitungkan di Eropa, tapi kini peringkatnya naik menjadi agama kedua di beberapa negara Eropa seperti, Perancis, Inggris, Jerman, bahkan Belanda.

 

 
Dunia Semakin Mengejutkan: Iran Vs AS Menuju Perang Dunia Ketiga
Perspektif
Senin, 08 Oktober 2007

Oleh: Muhammad Alkaf

Pasca kemenangan historis dan dramatik pasukan “majelis taklim” Hizbullah, Lebanon, rencana Amerika dan Israel untuk membangun Timur Tengah Baru dengan peta dari Tel Avif, sungai Furat sampai sungai Nil kini tinggal mimpi belaka. Sekarang telah muncul “Timur Tengah Baru” yang didesain oleh kehendak perjuangan tak kenal lelah Hizbullah. Mitos pasukan Israel yang tak terkalahkan sudah terhapus dari benak dan otak. Sudah tinggal cerita masa lalu bahwa Israel mampu mengalahkan beberapa negara Arab hanya dalam tempo tiga hari selama perang Arab-Israel.

 
Palestina Bantah Bulan Sabit Syiah
Perspektif
Rabu, 03 Oktober 2007

Oleh: M Turkan

Jelas, persoalan Palestina ini bukanlah permasalahan Sunnah dan Syiah, bukan pula kepetingan Arab atau Ajam. Palestina milik Islam dan seluruh kaum Muslimin dunia. Dukungan dan bantuan dalam bentuk apa pun terhadap bangsa terjajah di sana adalah kewajiban moral, tugas manusiawi dan hukum agama. Justru yang perlu dipertanyakan dan dipikirkan adalah; di mana letak Bulan Sabit Syiah? Bukankah ini hanya sekedar tuduhan yang tidak beralasan dan cara mendistorsi opini kaum Muslimin dari saudara-saudara mereka di Palestina?!

 
Bincang-bincang dengan Seekor lebah (1)
Wawancara
Rabu, 03 Oktober 2007
Kami selalu tepat dalam melaksanakan tugas dan kewajiban kami. Kami juga mentaati segala perintah dari atasan kami apa adanya, walaupun harus berakhir dengan kematian atau mungkin perintah itu adalah perintah bunuh diri. Mungkin Anda pernah dengar teman-teman kami belalang di China yang melemparkan diri mereka ke laut atas perintah ratu mereka. Begitu juga ikan paus yang secara berkelompok menepi ke pantai dan akhirnya mereka mati. Tak satupun dari mereka yang berani menyembunyikan diri dan lari dari perintah atasan mereka.
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 41 - 60 dari 135
 
Advertisement