Tamu

Saat ini ada 10 pengunjung yang online
Anggota: 430
Berita: 176
WebLinks: 54
Pengunjung: 674242

Daftar Anggota






Saya lupa passwordnya?
Belum punya Username & Password? Daftar Baru!
Depan
Perempuan termasuk khalifah Allah
Sejarah & Tokoh
Senin, 02 Juli 2007

Oleh: Indah Maria

Bahkan menurut sebuah riset bahwa perempuan didalam taqarrub illallah atau mendekatkan diri kepada Allah itu lebih cepat dan mudah sebab mereka mepunyai perasaan yang halus dan lembut sehingga hatinya mudah cair dan larut didalam beribadah, mereka cepat meneteskan air mata, cepat tersentuh ketika melihat penderitaan, rasa kasih, cinta dan sayangnya sangat besar dsbnya dan semua itu merupakan inti dari mendekatkan diri kepada Allah.

 
Dialog S Fatimah as dan Abu Bakar: Menyoal Kebenaran Hadis Politik
Dialog Mazhab
Senin, 18 Juni 2007

Oleh: Saleh Lapadi

Melihat porsi pembahasan tanah Fadak dalam khotbah Sayyidah Fathimah as bila dibandingkan dengan keseluruhan khotbah yang cukup panjang itu, dapat diamati bahwa tujuan Sayyidah Fathimah as lebih mulia dari sekedar yang dibayangkan oleh sebagian orang. Mereka menganggap Sayyidah Fathimah as menuntut tanah Fadak karena tidak beliau berbeda dengan orang lain yang juga begitu menitikberatkan masalah materi. Bila tujuan Sayyidah Zahra as adalah sekadar memenuhi kebutuhan materi sekalipun dari jalan halal karena itu adalah miliknya, maka masalah Fadak akan menyita sebagian besar dari khotbah itu.

 
Menanggapi Seminar Toleransi Gus Dur di Bali
Perspektif
Senin, 18 Juni 2007

Oleh: Muhammad M Marhaban

Sebagai seorang mantan Presiden, Gus Dur seharusnya bisa melihat persoalan ini secara proporsional dengan tidak melakukan tirani-intelektual, serta memaksakan pendapatnya bahwa bangsa Indonesia harus percaya kepada peristiwa Holocoust. Sebab, bagi orang-orang yang cermat di dalam mengamati perkembangan Yudaisme di dunia, maka mereka jelas akan menertawakan seminar non-akademis yang dilakukan Gus Dur di Bali bersama pemimpin spiritual Hindu, Sri Sri Ravi Shankar, dan Direktur the Pardes Institute of Jewish studies, Rabbi Daniel Lande.
 
Khutbah S Fatimah Zahra as
Khutbah
Senin, 18 Juni 2007

Khutbah S Fatimah Zahra as

 

Wahai ummat manusia yang bergegas ke arah ucapan batil

Yang diam dan rela atas tindakan keji dan merugi

Apakah kalian tidak merenungkan Al-quran atau ada gembok di hati kalian

Tidak demikian yang sesungguhnya, melainkan perbuatan buruk kalian telah mengalahkan hati kalian

Maka dia telah merampas telinga dan mata kalian

Sejelek-jeleknya penakwilan adalah penakwilan kalian

Seburuk-buruknya ganti adalah kebatilan yang kalian jadikan sebagai ganti dari kebenaran

Sungguh dan sungguh demi Allah kalian akan menerima beban yang berat dan akibat yang dahsyat (di hari kiamat nanti)

 
Fatimah Zahra a.s; Perwujudan Ayat Tathhir
Sejarah & Tokoh
Senin, 18 Juni 2007

Oleh: Abdurahman Arfan

Az-zahra as adalah lambang kesucian, sosok pribadi agung sepanjang zaman, tauladan bagi setiap insan. Cinta kepada Zahra as merupakan kecintaan kepada Rasul saww dan sekaligus kecintaan kepada Allah, sebuah mata rantai cinta yang tidak pernah terputus,. Az-zahra as adalah paling mulianya manusia di sisi nabi serta cahaya mata dan buah hati Rasul sebagimana sabda beliau: “Fatimah adalah paling mulianya manusia disisiku, putriku Fatimah, adalah wanita yang terbaik diseluruh jagat raya, sejak pertama kali  wanita diciptakan hingga kelak pada akhir zaman, dialah cahaya mata dan buah hatiku.”


 
Pesan Rahbar Ayatullah Sayyid Ali Khamene’i kepada umat Islam sedunia
Khutbah
Jumat, 15 Juni 2007

Bismillahirrahmanirrahim

Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Raji’un

Tangan-tangan jahat para penyulut fitnah kembali lagi menusukkan pisau beracunnya ke dalam tubuh umat Islam. Mereka melakukan kejahatan paling tragis. Peristiwa peledakan di Haram Samarra dan penghinaan terhadap kehormatan makam dua Imam suci, Ali-Al-Hadi dan Hasan al-Askari as tidak hanya melukai hati orang-orang Syiah dunia, melainkan juga menyakiti hati seluruh kaum muslimin yang mencintai keluarga Rasulullah saw. Dunia Islam berada di hadapan konspirasi mengerikan yang bertujuan mewujudkan perang saudara di Irak dan menyibukkan bangsa-bangsa muslimin dengan konflik-konflik berdarah sektarian.

 
Peledakan Samarra dan Timur Tengah Baru
Sejarah & Tokoh
Kamis, 14 Juni 2007

Oleh: Saleh Lapadi

Bin Jabrin adalah ulama Wahhabi/Salafi nomor dua setelah Abdurrahman al-Barrak. Sebelum ini ia termasuk anggota Dewan Fatwa negara Arab Saudi. Tahun lalu ia mengeluarkan fatwa agar seluruh tempat-tempat suci orang-orang Syiah dihancurkan. Menurutnya, “Jangan biarkan bangunan-bangunan yang kelihatannya indah dianggap sebagai bagian dari Islam. Karena sekalipun bangunan-bangunan ini berada di negara-negara Islam, namun syariat tidak menerimanya. Islam memerintahkan untuk menghancurkan bangunan-bangunan seperti itu”.

 
Kosakata Asing dalam Al-Qur’an
Ulumul Quran
Minggu, 10 Juni 2007
Oleh: Nasir Dimyati

Para ahli bahasa Arab memaklumi bahwa jika al-Qur’an tidak turun maka bahasa Arab akan hancur atau minimal kehilangan keasliannya. Namun, salah satu persoalan yang sampai sekarang masih diperdebatkan oleh para ahli bahasa dan sastra Arab serta mufasir al-Qur’an adalah apakah kosakata serapan Arab dari bahasa asing dipakai dalam al-Qur’an atau tidak? Dengan kata lain, apakah semua kata yang digunakan dalam al-Qur’an adalah Arab asli atau ada juga kata-kata yang telah melalui proses pengaraban?

 
Antara Imam Khomeini dan Mulla Shadra
Sejarah & Tokoh
Minggu, 10 Juni 2007

Oleh: Syarif Lak Za’i

Hal yang menarik adalah berbeda dengan apa yang biasa terjadi dan berdasarkan apa yang ditemukan dalam karya-karyanya, Mulla Shadra tidak pernah menghadiahi penguasa dengan karya-karyanya. Ia bahkan tidak pernah memberikan ruang untuk memuji penguasa waktu itu. Apa yang terjadi pada zaman Mulla Shadra, pada masa Imam Khomeini terjadi perubahan di mana institusi marja’iyah telah kokoh dan Imam Khomeini sebagai seorang ahli fiqih sekaligus penafsir filsafat Hikmah Muta’aliyah berhasil menduduki lembaga ini.

 
Hijab sebuah Hukum Sosial
Wawancara
Rabu, 30 Mei 2007

Wawancara dengan Ibu Alaswand Faribo

Pornografi dan seks merupakan perwujudan dunia patriarki, karena dengan buka-bukaan wanita telah membiarkan tubuhnya dinikmati para lelaki hidung belang. Sementara dengan busana muslimah yang dikenakannya, perempuan muslim telah memploklamirkan bahwa jiwanya milik dirinya sendiri. Jilbab merupakan langkah pertama para perempuan muslim agar dapat mengembangkan segala profesionalisme dan potensi insani yang ada pada dirinya dan ia tidak dilihat dari sisi gendernya.
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 81 - 100 dari 135
 
Advertisement